//
you're reading...
Uncategorized

Strategi Pembelajaran Investigasi Kelompok (cooperative learning)

John Dewey (dalam Joyce dan Weil; 1992) mengungkapkan bahwa dalam strategi pembelajaran investigasi kelompok keseluruhan kehidupan sekolah hendaknya diorganisasikan sebagai miniatur kehidupan demokrasi. Dengan kata lain, Strategi pembelajaran investigasi kelompok merupakan model pembelajaran yang melibatkan siswa dalam mempelajari materi pelajaran melalui penyelidikan menurut cara kerja keilmuan atau berbagai fenomena yang terjadi di masyarakat. Ada tiga konsep utama strategi pembelajaran investigasi kelompok, yaitu:

  1. Penelitian inquiri, yaitu suatu proses dimana siswa dirangsang dengan cara dihadapkan pada masalah;
  2. Pengetahuan, yaitu suatu pengalaman yang tidak dibawa sejak lahir, tetapi diperoleh siswa melalui pengalaman baik secara langsung, maupun tidak langsung; dan
  3. Dinamika belajar kelompok, yaitu  menunjuk pada suasana yang menggambarkan sekelompok individu yang saling berinteraksi tentang sesuatu yang sengaja dilihat atau dikaji bersama. Selama berinteraksi terjadi proses tukar menukar ide, pendapat dan pengalaman.

Thelen (dalam Joyce dan Weil; 1992) berpendapat bahwa guru perlu membimbing kelompok melalui tahapan-tahapan:

  • Tahap pemecahan masalah, yaitu proses menjawab pertanyaan, apa yang menjadi hakikat dan fokus permasalahan;
  • Tahap pengelolaan kelas, yaitu proses menjawab pertanyaan informasi apa yang diperlukan dan bagaimana mengorganisasikan kelompok untuk memperoleh informasi itu; dan
  • Tahap pemahaman secara individual, yaitu proses pembelajaran, bagaimana kelompok menghayati kesimpulan yang dibuatnya, dan apa yang membedakan seseorang sebagai hasil dari mengikuti proses tersebut.

 

Untuk melaksanakan strategi pembelajaran investigasi kelompok, maka perlu mengikuti beberapa prosedur, diantaranya:

  • Persiapan, langkah-langkahnya: merumuskan tujuan yang ingin dicapai, pilih dan tetapkan beberapa masalah sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, serta pilih dan tetapkan objek penyelidikan di masyarakat sebagai sumber data untuk pemecahan masalah;
  • Pelaksanaan, langkah-langkahnya: siswa dihadapkan pada situasi yang bermasalah, siswa mengeksplorasi untuk merespon situasi bermasalah yang sedang dihadapi, siswa merumuskan tugas-tugas belajar dan mengorganisasikannya untuk membangun suatu proses penelitian, siswa melakukan kegiatan belajar individual maupun kelompok, siswa menganalisis kemajuan dan proses yang dilakukan dalam penelitian secara kelompok, dan siswa melakukan pengulangan kegiatan (apabila dipandang perlu).

About ahfidz

I am the always curios person. n I do enjoy it as a part of my way.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

September 2012
S S R K J S M
« Agu   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 896 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: