//
you're reading...
Uncategorized

Teknik JIGSAW (cooperative learning)

Model pembelajaran cooperative learning terdiri dari beberapa teknik, di antaranya:

  1. Teknik Jigsaw
  2. Strategi Pembelajaran Investigasi Kelompok
  3. Strategi Pembelajaran Analisis Sosial
  4. Strategi Pembelajaran Analisis Nilai

TEKNIK JIGSAW

Hariyanto menyatakan bahwa metode cooperative learning teknik jigsaw merupakan model belajar dimana pembelajar belajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari empat sampai enam orang secara heterogen dan bekerja sama saling bergantung positif dan bertanggung jawab secara mandiri. Setiap anggota kelompok asal bertemu dalam kelompok ahli untuk membahas materi yang ditugaskan pada masing­masing anggota kelompok ahli untuk membahas materi yang ditugaskan pada masing­masing anggota kelompok dan bertanggung jawab atas bagian dari materi belajar yang ditugaskan kepadanya.Setelah pembahasan tugas seleseai kemudian kembali ke kelompok semula (asal) dan menjelaskan pada teman sekelompoknya untuk mencapai ketuntasan materi.

source: http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2254204-sejarah-dan-pengertian-teknik-jigsaw/#ixzz256yym0Qd
Jigsaw

source: ennipurnawati.wordpress.com

Pada teknik jigsaw, kegiatan pembelajaran dibagi dalam 2 (dua) tahapan, yakni: persiapan dan pelaksanaan. Pada tahap persiapan, terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan, diantaranya:

  • buatlah beberapa wacana yang memuat isi pesan sesuai dengan topik bahasan secara berlainan yang jumlahnya sebanyak jumlah anggota dalam setiap kelompok;
  • setiap indikator dapat dibuatkan satu wacana dan gandakan wacana tersebut; dan
  • persiapkan tugas-tugas yang harus dikerjakan siswa atau kelompok dengan berorientasi pada pesan dalam wacana.

Pada tahap pelaksanaan, kegiatan pembelajaran dibagi menjadi 3 (tiga) tahapan, yaitu: tahap kooperatif, tahap ahli, dan tahap tiga (lima serangkai).

Pada tahap kooperatif, langkah-langkah yang harus dikerjakan guru adalah:

  • siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil (3-5 orang);
  • bagikan wacana yang berisi informasi atau pesan; dan
  • tugaskan kepada setiap kelompok untuk membagi tanggung jawab dalam memahami informasi atau pesan dalam wacana.

Sementara pada tahap ahli, langkah-langkah yang harus dikerjakan guru adalah:

  • tugaskan siswa dari setiap kelompok yang mendapat tugas memahami wacana tentang informasi yang sama untuk membuat kelompok baru yang kemudian disebut kelompok ahli;
  • Kelompok ahli tersebut ditugaskan agar mereka belajar bersama untuk menjadi ahli dalam bidang informasi tentang suatu wacana yang menjadi tugasnya;
  • tugaskan untuk merencanakan bagaimana cara mengajarkan atau menyampaikan informasi/isi pesan dalam wacana yang telah dipahami kepada kelompok kooperatifnya; dan
  • tim ahli kembali ke kelompoknya.

Sedangkan pada tahap tiga (lima serangkai), langkah-langkah yang harus dikerjakan guru, di antaranya:

  • secara bergiliran tugaskan kepada setiap siswa dalam kelompok untuk mengajarkan atau menginformasikan isi pesan yang telah dipahami dari suatu wacana kepada kelompok lain; dan
  • setelah selesai, perintahkan kepada setiap kelompok untuk menyelesaikan tugas yang telah dipersiapkan. Sekaligus laporkan hasilnya di depan kelas untuk  ditanggapi kelompok lain.

About ahfidz

I am the always curios person. n I do enjoy it as a part of my way.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Agustus 2012
S S R K J S M
    Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 896 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: